Search

NATHDEAMS

A Rhythm Through The Word

SERAJUT KISAH

Serajut Kisah Dua Insan Manusia

Memulai Bicara Tanpa Suara

Berharap Pada Setitik Asa

Menyiratkan Hadirnya Rasa

 

Serajut Kisah Dua Insan Manusia

Menyatukan Antara Aku dan Dia

Menyerukan Kebahagiaan Wanita

Menyelimuti Kerinduan Jiwa


Serajut Kisah Dua Insan Manusia

Tak Sangka Aku – Dia Bersama

Terbakar Api Menjadi Jelaga

Terhempas Menuju Nirwana

 

Serajut Kisah Dua Insan Manusia

Terpisah Oleh Pandangan Mata

Menanti Waktu Kembali Bersama

Berdua Hingga Telah Habis Usia

 

by. nathdeam

MATAHARI

Ketika Fajar Berganti Dengan Malam….

Meski Aku Tidak Bisa Melihat Sang Surya…

Tak Mengapa..

Ku Tersadar Apa Arti Dirinya Bila Tidak Menyinari Hati Ini?

Ketika Matahari Yang Ku Miliki Pergi, Layu Lah Seluruh Jiwa dan Raga…

Ketika Matahari Yang Ku Miliki Meredup, Menggelapkan Jiwaku Seperti Tak Hidup…

Meskipun Matahariku Menusuk Kulit Menyilaukan Mata dan Memanggang Tubuh Ini..

Aku Tetap Ingin Bersama Dengan Matahariku Yang Menerangiku Di Lembah Pilu…

Jangan Pergi Matahariku Tetaplah Bersamaku Sampai Saat Kita Kan Bertemu Di Kehidupan Kekal…

Ku Hanya Ingin Memilikimu..

Meski Seringkali Aku Membuatmu Lelah, Putus Asa dan Membenciku Namun Aku Hanya Ingin Kamu Tahu..

Kamulah Nyawaku…

 

by. nathdeam

TERBAKAR

Ingat kah kau setahun yang lalu?

Aku dan kamu bertemu di antara ribuan manusia yang ada dalam ruang itu.

Ruang yang mempertemukan kita untuk saling menegur hati dan rasa.

Mempertaruhkan semua untuk dapat saling mencinta.

Ketika itu semua menjadi indah, kau menjadi irama dalam lantunan hidupku.

Terbayangkan aku selalu oleh suaramu menemani kehangatan di dalam batinku.

Semua begitu indah..

Hingga aku tak dapat merasakan percikan api yang sering kau hembus.

Ya, api. Api itu meletup-letup kecil di tubuhku. Panas. Perih. Aku meradang.

Dengan sabar aku coba memahaminya,  memadamkan percikan api yang bisa melukaiku.

Aku memang bukan seorang batara, aku bukan seorang yang sempurna, yang mengerti bagaimana caranya mencinta.

Aku bukanlah dia atau mereka yang mengiris jantungmu. Aku adalah aku.

Setahun berlalu..kau dan aku.. kita berhasrat sama.. bernafsu dalam menjalin untaian kisah berdua.

Dalam tarian lidah menyunting halaman demi halaman yang berlalu.

Mengungkap janji mencoba lari dari separasi yang menghantui nyali.

Namun janji-janji rapuh terbakar dibalik lidah tumpul yang tak bertulang. Mengikis rasa

yang menjadi nyawa dalam jutaan kata rindu dan sayang.

Aku terluka kau terluka oleh tutur pedih yang menjadi debu melayang memejam mata

mengalir kristal bening tak terkira jumlahnya.

Kita terbakar oleh sebuah filantropi asmara, terbakar karena kasih sempurna, terbakar karena ego manusia.

Aku tak ingin aku dan kamu semakin terbakar.

Aku tak ingin aku dan kamu terbakar untuk berjuta kalinya.

Ketika kata menyunting cerita lelah memaksa hati mencoba kembali.

Mencoba untuk tetap berada dalam sebuah ikatan janji.

by. nathdeam

MERETAS HENING

Ketika kata tak lagi berucap dan mulut tak lagi bicara

Hanya ada rindu kian memuncak diantara sepi

Membuat ramainya sekeliling hanya terasa sunyi

Begitu lelah diri ini untuk selalu mencoba

 

Mungkin aku tak akan bisa melihatnya kembali

Mungkin aku harus menjadi yang dulu

Seseorang yang tak pernah peduli dengan hati

Seseorang yang melangkah tanpa ragu

 

Berhenti mengejar bayang yang bahkan tidak bertuan

Entah kemana aku harus berjalan lagi

Semakin merana dalam hening sang tuan

Menunggu kembali suara dalam peranti

 

Ku hampiri sang tuan ku coba meretas hening

Begitu besar kepedihan yang terurai

Begitu dalam sesal hati membuntang

Begitu berat harus mengakui

Kala semua telah usai

 

by. nathdeam

 

*copy dari tulisan yang sudah ada di blog sebelumnya

MENYEKA MEMORI

Masih ingatkah beberapa waktu lalu

Disaat berdua bagai dua samudera menyatu

Ketika seiring jiwa dan raga melangkah bersama

Mengarungi masa-masa dengan perahu lama

 

Masih ingatkah beberapa waktu lalu

Ketika cakra kehidupan mempertemukan kita

Disaat bulan dan matahari tak lagi ada

Kau dan aku akan tetap ada selalu

 

Terlampau perih sakit yang kau beri

Membuat bibir ini harus berkata benci

Cukuplah aku tahu kau bukan lah yang sejati

Layaknya ikhwan tak kan tega menyakiti

 

Aku lelah aku sangat lelah

Aku lelah merasa sangat bodoh

Tak ada lagi yang tersisa

Semua akan lenyap oleh usia

 

by. nathdeam

 

*ubahan dari tulisan sebelumnya

NELANGSA

Kau adalah manusia yang tercipta untuk dicintai

Manakala seorang malaikat berpijak diatas bumi

Ku kan memintanya selalu menjagamu

Kau adalah manusia yang tercipta untuk dimiliki

Namun tidak ada yang mengerti dan peduli

Kini terbaring dalam janji dan bayang semu

 

by. nathdeam

 

 

SORRY

Even words are not enough

I’m a loser

I’m a failure

I’m losing every little things in my life

I’m afraid of love

I shouldn’t feel it

I shouldn’t have it

I shouldn’t wait and make it true

But after all just happened i wish i never met you

Cos i’m just a useless for you

I’m not good for you

I’m not the one who can make your dreams come true

I can’t hold you tight

I’m miserable and i’m sorry

 

by. nathdeam

TRAPPED

If this is the final blow then i shouldn’t awake

The last time we spoke i shouldn’t let it

I was right about everything i said

Truthful about everything i felt

Everyday is not okay not just me i know

Tell me how can this past without giving away

You knew everything and you’ve feel it

The bad and good things we receive

I’m here in the distance

I can’t see the path where you stand

I can’t stop staring my hands, about what i did

Now i’m here in the distance

And i can’t find you

 

 

by. nathdeam

 

 

 

BERHARAP

Datang lalu pergi

Memberikan secercah mimpi namun lari

Termenung menunggu yang tak pasti

Aku bosan, aku lelah

Aku hanya ingin didengar

Aku hanya ingin kesempatan

Ketika semua berpaling

Hanya pendar lilin sang teman

Aku tersesat dalam ceruk gelap

Aku mulai berhenti bergerak

Berhenti lagi untuk berharap

Berharap pada sesuatu yang gelap

 

by. nathdeam

 

 

Blog at WordPress.com.

Up ↑